Ferguson, Pembelian Terbaik "Setan Merah"

MANCHESTER, KOMPAS.com - Dalam 25 tahun terakhir, Manchester United (MU) mengalami perubahan, mulai dari pemain sampai pemilik klub. Namun, MU terus tumbuh dan menjadi salah satu yang paling disegani di dunia.

Dalam proses panjang itu, ada satu hal penting yang tetap, Alex Ferguson. Bersama Ferguson, MU telah meraih 37 trofi. Dengan begitu, Ferguson tak lagi identik dengan MU. Ferguson adalah MU.
Ferguson didatangkan dari Aberdeen 1986 silam. Ada empat nama yang terlibat dalam perekrutan itu, Ketua MU Martin Edwards, Direktur Maurice Watkins, Mike Edelson, dan Sir Bobby Charlton.
Menurut Edelson, mereka hanya memikirkan dua nama untuk menduduki posisi manajer MU saat itu. Selain Ferguson, MU mempertimbangkan Terry Venables. Namun, Edwards mengatakan, mereka cenderung mempertimbangkan Ferguson, karena sukses membawa Aberdeen memutus dominasi Rangers dan Celtic.

"Namun, saya pikir kami tahu bahwa Alex adalah orang yang kami cari. Sejujurnya, kami tak banyak memikirkan Venables. Alex telah merusak dominasi Old Firm (Rangers dan Celtic) di Skotlandia dan ia mengalahkan Real Madrid untuk menjuarai Piala Winners," ujar Edwards.

"Saya pikir, merekrut Ferguson adalah keberuntungan terbaik yang pernah dialami klub ini.  Kami tak tahu ia akan meraih sukses seperti ini," timpal Charlton.

Sumber: Daily Mail

Ronaldo Mengklaim Dirinya Tampan


TRIBUNNEWS.COM - Pernyataan kontroversi Cristiano Ronaldo yang menyebut dirinya tampan, kembali menuai reaksi. Kali ini, pelatih Real Betis, Pepe Mel turut berkomentar mengenai ucapan bintang Real Madrid tersebut.
Sebelumnya, Ronaldo sempat membuat pernyataan kontroversi menyusul keputusan wasit yang diangap merugikannya. Dia menyebut hal-hal seperti itu sangat wajar karena dirinya tampan, bertalenta, dan kaya. Pernyataan itu kontan memunculkan beragam reaksi dari banyak kalangan.
Kali ini Mel pun turut berkomentar. Arsitek Betis itu protes klaim soal ketampanan yang dilontarkan Ronaldo. Mel mengaku dirinya lebih tertarik melihat paras aktris Hollywood, Scarlett Johansson dibanding Ronaldo.
"Hal tentang dia menjadi menarik ketika diperdebatkan," ujar Mel kepada Antena 3. "Saya sendiri lebih memilih Scarlett Johansson dibanding Cristiano Ronaldo. Tentang dia yang kaya, itu adalah sesuatu yang nyata, karena kita berbicara tentang angka-angka, dan tidak ada yang dapat membantah hal itu."
Pernyataan Mel sekaligus menyindir terkait klaim Ronaldo bahwa dirinya dianggap tampan oleh banyak pihak. Menurut Mel, pengakuan tampan atau hebat cenderung subjektif, tergantung siapa yang melihat. Berbeda hal dengan kaya, karena pembuktiannya bisa dihitung berdasarkan nilai uang yang dimiliki.
Ungkapan Mel sekaligus menjadi awal dari psywar yang dilontarkan Betis menjelang laga melawan Real Madrid pada Sabtu (15/10/2011) mendatang.

Total 67 Klub Ingin Ikut Liga Profesional PSSI

INILAH.COM, Jakarta – Sebanyak 36 klub dari Divisi Utama mendaftar ikut kompetisi profesional PSSI. Satu diantaranya, Persekam Metro, dengan sukarela memilih ikut kompetisi amatir.
Dari 36 yang mendaftar, 13 klub telah resmi berbadan hukum, enam diantaranya masih dalam proses pengesahan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, serta 16 lainnya masih belum memproses badan hukum PT.
13 Klub yang telah berbadan hukum:
Persiraja (PT. Atjeh Sportinda Mandiri), PSMS Medan (PT. Bintang Medan Metropolitan), Pro Duta FC (PT. Batavia Jakarta Footballindo), Persik Kediri (PT. Padang Minang Sportindo), PSIS Semarang (PT Laskar Diponegoro), PSCS Cilacap (PT. Nusakambangan Sakti Tjilacap), Persikota Tangerang (PT. Tangerang United Indonesia), Persis Solo (PT. Solo Indomandiri Profesional), Persiba Bantul (PT. Bandung Indonesia Golsport), Persebaya Surabaya (PT. Persebaya Indonesia), PSS Sleman (PT. Putera Mataram Sejati).
Enam klub yang sedang dalam proses pengesahan Menkumham:
Persita Tangerang (PT. Persita Tangerang Raya), Persitara (PT. Persitara Sejahtera), Persikabo (PT. Karadena Jaya), Persiram Raja Ampat (PT. Persiram Makmur), Gresik United (PT. Persegres Jaka Samudra Gresik), PSIM Yogyakarta (PT. PSIM Jogja).
Satu klub, yakni PSMP Mokokerto, tidak mendaftar, baik kompetisi profesional Level 1, Level 2, maupun amatir.
Sementara itu, dari Divisi Satu terdapat 12 klub yang mendaftar. Semuanya belum memiliki badan hukum, namun tiga diantaranya sedang dalam proses pengesahan Menkumham, yakni Madiun Putra (PT. Madiun Putra Abadi), Persip Kota Pekalongan (PT. Persip Pekalongan) serta Persepar Palangkaraya (PT. Kalteng Putra).
Satu klub Divisi Dua, yakni PSKS Krakatau Steel (PT. Persi Jakarta Raya), serta satu klub Divisi Tiga, Perseden Denpasar (PT. Bali Dewata), juga ikut mendaftar kompetisi profesional.
Sebelumnya, 18 klub dari Liga Super Indonesia telah mendaftar. Dengan demikian, dari total 74 klub yang menyatakan kesediaannya diverifikasi, 67 klub menyatakan keinginannya ikut kompetisi profesional, satu klub mendaftar liga amatir, sementara tiga klub tidak menyerahkan data.

Inilah Alasan Dibalik Kekalahan Telak Palestina

INILAH.COM, Solo - Pelatih timnas Palestina Abdalnasser Barakat membeberkan alasan dibalik kekalahan telak timnya atas Indonesia di laga persahabatan semalam.
Meskipun tampil baik di babak pertama, namun timnas Palestina tak berdaya di babak kedua saat menghadapi timnas Indonesia di laga persahabatan yang dihelat di Stadion Manahan, Solo, Senin (22/8/2011) malam WIB.
Timnas Palestina dibekuk Merah Putih dengan skor mencolok 4-1. Palestina sebenarnya unggul terlebih dahulu di awal babak kedua melalui gol Sulaiman Obaid.
Namun,  pasukan Garuda bangkit dan mencetak empat gol masing-masing melalui Haryono, Cristian Gonzales, dan dua gol Bambang Pamungkas.
Dalam wawancara seusai laga, pelatih timnas Iran Abdalnasser Barakat membeberkan alasan dibalik kekalahan telak timnya dari Indonesia. Menurutnya, faktor fisik yang melorot di babak kedua adalah alasan utamanya.
“Babak pertama palestina bermain bagus hanya babak kedua fisik pemain sangat menurun dan kehilangan konsentrasi,” ujarnya
“Hal itu disebabkan karena masih para pemain mengalami keletihan dan juga persiapan tim yang sangat pendek. Tetapi, saya puas dengan kinerja para pemain,” tandasnya.
Hal itu juga diamini oleh kapten timnas Palestina Faheed Al-Fattal. Menurutnya selain faktor fisik, ketidakhadiran lima pemain inti Palestina berdampak besar pada keseluruhan permainan tim.
“Menurut saya, alasan kekalahan kami hampir sama dengan apa yang telah pelatih katakan. Hanya saja, ketidakhadiran lima pemain kunci kami berdampak besar pada keseluruhan penampilan tim,” tandasnya.

Bambang Pamungkas Nikmati Peran Baru Sebagai Gelandang Serang

REPUBLIKA.CO.ID,Striker kawakan timnas Indonesia, Bambang Pamungkas (Bepe) kembali mengeluarkan tajinya, dengan memasukkan dua gol ke gawang palestina pada saat laga uji coba antara Timnas dan Palestina di Stadion Manahan Solo, Senin (22/8) malam WIB. Dengan sumbangan dua gol dari Bepe tersebut Indonesia berhasil menang telak dengan skor 4-1.

Sejauh Pantauan GOAL.com Indonesia, aksi Bepe cukup impresif. Striker Persija Jakarta itu bahkan nyaris mencetak hat-trik jika peluang emasnya bisa dimaksimalkan ke gawang Palestina. Posisi Bepe pada pertandingan ini berbeda seperti biasanya dan bahkan dipercaya oleh Wim Risjbergen untuk turun mulai menit awal berada di belakang Cristian Gonzales.
Seusai pertandingan Bepe sedikit bercerita pada wartawan bahwa dirinya agak grogi di awal-awal babak pertama, namun bisa menemukan mood permainanya dan mencetak dua gol.
“Awalnya saya gembira bisa diturunkan sejak menit pertama. Sebenarnya itu bukan posisi sejati dan tidak biasanya saya bermain di posisi itu,” ujar Bepe pada wartawan.
Saat disinggung mengenai enjoy tidaknya menempati posisi baru, Bepe mengaku dirinya siap dimainkan di posisi mana aja tergantung keputusan pelatih. "Bukan soal enjoy atau tidak enjoy dengan posisi ini. Pelatih lebih tahu mengapa disimpan di belakang striker" pungkas Bambang.
Dengan hasil kemenangan atas Palestina, para pemain timnas dipastikan akan lebih percaya diri untuk menghadapi Iran 2 September mendatang.

CEO Jakarta FC Dikeroyok Jakmania

INILAH.COM, Jakarta – Dualisme kepengurusan di tubuh Persija Jakarta memakan korban. Hadi Basalamah, pendukung salah satu kepengurusan Persija Jakarta dikeroyok Jakmania.
Selasa (23/8/11), Lebih dari 70 orang Jakmania melakukan demo di depan kantor PSSI di Senayan, Jakarta. Mereka geram dengan konflik kepengurusan di tubuh Persija yang tak kunjung diselesaikan PSSI.
Pada saat yang bersamaan, PSSI tengah memanggil kedua kubu, termasuk yang didukung Hadi Basalamah.
Sehari sebelumnya, saat tenggat waktu pengumpulan berkas pendaftaran kompetisi musim depan, terdapat dua pihak dengan badan hukum (Perseroan Terbatas) yang berbeda mengatasnamakan Persija Jakarta.
PT. Persija Jaya dengan Direktur Bambang Sucipto mendaftar didampingi Hadi Basalamah. Hal yang sama dilakukan PT. Persija Jaya Jakarta dengan Direktur Benny Erwin. Berkas PT. Persija Jaya Jakarta diantarkan oleh ketua umum Ferry Paulus.
Jakmania yang berdemo hari ini memberikan dukungannya kepada Ferry Paulus, yang terpilih lewat kongres Juli lalu. Karena itu, begitu melihat Hadi keluar dari kantor PSSI, mereka langsung meluapkan amarahnya.
Awalnya suporter setia Macan Kemayoran tersebut mengeluarkan kata-kata kasar. Namun saat Hadi melangkah menuju mobil yang menjemputnya, Jakmania meningkatkan aksinya. Aksi keroyok pun terjadi. Hadi juga sempat diludahi.
 “Ini reaksi emosional suporter, mau bilang apa lagi?” ujarnya saat dimintai komentarnya seputar insiden tersebut. “Yang jelas ini bentuk tindak penganiayaan.”
Hadi berusaha untuk tidak terpancing emosinya dalam menyikapi hal ini. Namun ia berharap pihak berwenang menyelidiki lebih jauh masalah penganiayaan yang ia alami itu.
“Saya tidak tahu sebabnya saya dianiaya, yang pasti pelaku harus tanggung jawab. Saya tidak terlalu marah, tetapi apakah reaksi ini ada yang mendalangi?” tandas Hadi.

Xavi Sedih Madrid Tak Terima Kekalahan

TRIBUNNEWS.COM, BARCELONA - Rivalitas Barcelona versus Real Madrid kembali terlihat di ajang Piala Super Spanyol. Selain pertarungan keras di lapangan, rivalitas juga terjadi seusai pertandingan.
Saat penyerahan trofi kepada Barcelona, seluruh pasukan Madrid enggan menyaksikan euforia pemain dan oficial El Barca. Sikap para pemain Madrid ini tentu saja menuai kekecewaan di kubu Barcelona.
Xavi Hernandez menyayangkan sikap Madrid yang dinilai tidak memiliki rasa hormat atas kemenangan Barcelona. Jenderal lapangan tengah Barcelona ini pun meminta Madrid bisa menerima kekalahan.
"Sedih mengetahui para pemain Madrid tidak tetap tinggal di lapangan sampai penyerahan trofi. Padahal, kami tetap ada di lapangan saat Madrid juara Copa del Rey musim lalu. Anda harus siap menerima kekalahan," ujar Xavi yang pada laga tersebut menjadi kapten tim karena absennya Carles Puyol.
Seperti laga-laga sebelumnya, El Clasico selalu menyajikan permainan menarik. Tak hanya menarik, kadang intrik-intrik di atas lapangan sudah biasa menjadi bumbu pelengkap laga Barcelona kontra Real Madrid.
Hal itu juga yang terjadi pada leg kedua Piala Super Spanyol. Tebasan Marcelo kepada Cesc Fabregas menyulut emosi dari para pemain dan ofisial Barcelona. Tak ayal, keributan sempat terjadi yang juga menyeret Mesut Oezil dan David Villa mendapat kartu merah.
Tak hanya itu, Jose Mourinho juga menjadi "bintang" saat tertangkap kamera menyentuh wajah asisten pelatih Barcelona, Tito Vilanova. Kejadian itu menyulut emosi bek Gerard Pique. "Mourinho penghancur sepak bola Spanyol," kecam Pique.(*)

Arema Banyak Dihuni Pemain Timnas

Malang (ANTARA) - Arema Indonesia pada musim kompetisi 2011-2012 akan banyak dihuni oleh para pemain yang saat ini memperkuat tim nasional (timnas). 
Perwakilan investor Arema, Iwan Budianto, di Malang, Kamis, mengaku, selain pemain Arema yang lama yang kini menghuni timnas, masih ada beberapa pemain timnas lagi yang akan diboyong untuk memperkuat Singo Edan pada musim kompetisi mendatang. 
Pemain Arema yang saat ini menghuni timnas adalah Kurnia Meiga Hermansyah, Achmad Bustomi, Zulkifli Syukur, Benny Wahyudi, Dendi Santoso, dan Yongki Ariwibowo. 
Pemain timnas yang sudah menyatakan siap membela Arema musim kompetisi mendatang adalah Arif Suyono (Sriwijaya FC) dan Hendro Siswanto (Persela Lamongan). 
Pemain yang masih dalam bidikan adalah Hamka Hamzah, Muhammad Robby, dan Christian Gonzales. 
Total pemain yang sudah mengikat kontrak untuk membela Arema musim kompetisi mendatang 18 orang, sebagian besar adalah pemain lama. 
Namun, katanya, pemain asing masih belum dirilis termasuk pemain lama, yakni Esteban Guillen, Roman Chamelo, Muhammad Ridhuan, Noh Alam Shah, dan Roman Golian. 
Iwan yang mantan manajer Persik Kediri itu mengakui, untuk merekrut pemain asing lebih mudah ketimbang pemain lokal yang berkualitas. 
"Oleh karena itu kami lebih baik menunggu regulasi dulu untuk komposisi pemain asing," katanya. 
Ia mengemukakan, dari 18 pemain yang sudah direkrut dan menandatangani kontrak tersebut seluruhnya sudah menerima uang muka. 
Pada musim kompetisi 2011-2012, Arema akan diperkuat 25-26 pemain dan lima pemain U-21 yang dipromosikan untuk menggenapi kuota 30 pemain. 
Menyinggung pelatih yang bakal menukangi Arema musim kompetisi mendatang, Iwan mengatakan, kemungkinan besar adalah Robert Rene Alberts yang pernah membawa Arema meraih tahta juara Liga Super Indonesia (LSI) 2009-2010. 
"Berdasarkan berbagai masukan dari elemen masyarakat maupun Aremania, sepertinya Robert Rene Alberts yang akan kembali menukangi Arema musim depan," katanya. 
Nama-nama pemain Arema musim kompetisi mendatang yang sudah dirilis antara lain adalah Kurnia Meiga, Dian Agus Prasetyo, Aji Saka (kiper), Purwaka Yudhi, Waluyo, Benny Wahyudi, Zulkifli Syukur, Leonard Tumpamahu, dan Achmad Alfarizi (belakang). 
Lini tengah akan dihuni oleh Achmad Bustomi, Juan Revi, Dendi Santoso, Arif Suyono, Sunarto, Hendro Siswanto, sedangkan pemain depan adalah Yongki Aribowo, Saktiawan Sinaga, dan TA Musafri. 

Sepak bola wanita Jepang terbaik di dunia

Tim nasional sepak bola wanita Jepang menjadi yang terbaik di dunia. Negeri matahari terbit mengalahkan tim tangguh Amerika Serikat (AS) di babak final lewat adu penalti dengan skor 3-1, setelah di waktu normal plus perpanjangan waktu bermain imbang 2-2.

Fisik Pemain Timnas U-23 Terus Digenjot

Banda Aceh (ANTARA) - Fisik para pemain timnas senior terus digenjot menghadapi tiga laga uji coba yakni melawan timnas U-23, Palestina dan Yordania sebelum tampil di laga perdana Pra Piala Dunia melawan Iran, kata Anggota Exco PSSI Bob Hippy. 
"Fisik para pemain terus digenjot agar saat uji coba ketahanan tubuh mereka akan lebih baik. sehingga mereka bisa bermain maksimal pada pertandingan perdana Pra Piala Dunia 2014 melawan Iran, awal September mendatang," kata Bob Hippy saat mengunjungi Banda Aceh, Kamis. 
Disebutkan Bob, pelatih yang menangani fisik pemain juga akan diasuh oleh Wim Rijsbergen karena pelatih fisik yang direncanakan sebelumnya Raymond Verheijen telah dikontrak oleh timnas Wales. 
"Tiga hari lalu Raymond telah memberikan programnya ke kita, kita akan menerapkannya yang penting kan programnya sudah ada," jelas Bob yang merupakan Anggota Exco PSSI Bidang Koordinator Timnas ini. 
Sebenarnya, kata dia, pelatih Wim Rijsbergen akan merangkap menjadi pelatih fisik tidak masalah, karena Wim telah memiliki lisensi berseritikat FIFA. 
"Bila seoarang pelatih sudah memegang sertifikat FIFA maka melatih fisik juga sudah pasti bisa," ujar Bob Hippy. 
Diakuinya, memang sebaiknya bila Raymond ada itu lebih bagus karena pelatih Wim akan memiliki waktunya lebih banyak untuk meramu tim. Tapi itu tidak masalah, yang penting bisa membagi waktu. 
"Rencananya timnas senior akan uji coba dengan pemain timnas U-23 tanggal 18 Agustus, pada 23 Agustus dengan timnas Palestina dan 27 Agustus melawan timnas Yordania di Yordania," jelas Bob. 
Sekarang, kata dia, semua pemain sudah bergabung dan ikut latihan di stadion Manahan Solo tapi ada satu kiper yang mengalami sedikit cedera yang lainnya sudah fit. 
Selain itu Bob menambahkan, kondisi timnas sebelumnya saat ditangani oleh pengurus PSSI lama sangat disayangkan karena tidak lagi ada latihan fisik dan teknik. 
"Namun, Alhamdulillah setelah pengurus PSSI baru terpilih kita langsung tangani dan hasilnya sangat memuaskan," katanya. 
"Kamu lihat sendiri, saat lawan Turkmenistan dengan kondisi pemain yang harus mulai dari nol kita berhasil memenangkan laga di tempat kita, dan imbang di tempat mereka," papar dia.

Brasil Bertemu Portugal di Final Piala Dunia U-20

Dua gol Brasil di babak kedua menghempaskan pemain muda Mexico dalam ajang Piala Dunia FIFA U-20, di Kolombia, pagi ini waktu Indonesia di Stadion Hernan Ramirez Villegas.
Pertandingan yang hampir saja dilanjutkan dengan perpanjangan waktu, ternyata tidak jadi akibat gol Henrique melalui sundulannya di menit 80, mengoyak jala Mexico. Dan kembali ia, empat menit kemudian melalui sentuhan kakinya membuat Brasil unggul 2-0, yang bertahan hingga peluit akhir.
Brasil akan menghadapi Portugal yang lebih dulu menang atas Perancis 2-0.
Perebutan tempat ketiga (Mexico vs Perancis) dan Final (Brasil vs Portugal) akan berlangsung 20 Agustus 2011.
1(Berbagai sumber)

LPI Targetkan untuk Lahirkan 100 Wasit C3

Jakarta (ANTARA) - Panitia pusat Liga Pendidikan Indonesia (LPI) mentargetkan untuk melahirkan sebanyak 100 wasit bersertifikasi C3 dari guru-guru sekolah di Indonesia, pada tahun ini. 
Project Officer Program Pelatihan Wasit LPI Ainul Ridha di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa jumlah 100 guru yang menjadi peserta pelatihan wasit profesional baru tersebut berasal dari dua kota yang dijadikan tempat awal pelatihan sepak bola. 
Pihak panitia nasional memang memfokuskan pelatihan wasit kali ini hanya pada dua kota yang dianggap potensial yakni Makassar dan Balikpapan. 
"Masing-masing kota akan mengirimkan 50 guru untuk diikutkan pada pelatihan wasit berlisensi C3 dari PSSI. Jadi total tahun ini sebanyak 100 wasit kami targetkan dapat lisensi wasit golongan C3. Kuota 100 orang tersebut untuk saat ini kami khususkan bagi guru-guru yang mengajar di sekolah yang merupakan peserta LPI dulu," katanya. 
Menurut Ainul, program pelatihan wasit untuk guru tersebut pada dasarnya diperuntukan bagi guru-guru selain guru olahraga. Khusus untuk guru olahraga sendiri telah disediakan program pelatihan untuk menjadi seorang pelatih sepakbola. 
Ainul berharap, nantinya akan ada seorang pelatih sepakbola, dan seorang wasit yang bisa memimpin pertandingan dari tiap-tiap sekolah di Indonesia. 
"Program pelatihan wasit memang sebetulnya bukan untuk guru olahraga. Karena untuk guru olahraga kami telah memiliki program membentuk mereka menjadi pelatih sepakbola. Karena biasanya seorang guru olahraga juga merangkap jadi pelatih sepakbola di sekolahnya itu," ujarnya. 
Ainul mengatakan, saat ini pihaknya memang baru menggelar kegiatan tersebut di dua kota, yakni Makassar dan Balikpapan. 
Namun ia berjanji, di masa mendatang program serupa akan terus ditingkatkan dengan merambah ke berbagai kota lain di Indonesia.

Barcelona vs Real Madrid 3-2: Messi Tak Terhentikan


TRIBUNNEWS.COM, BARCELONA - Messi lagi-lagi menjadi pahlawan kemenangan Barcelona. Menghadapi Real Madrid di ajang Piala Super Spanyol, Kamis (18/8/2011) WIB, Messi mencetak dua gol dan satu assist, sekaligus membuktikan dominasi El Barca atas Madrid pada musim ini.
Gol Messi tercipta pada menit 25 dan 88. Sedangkan gol pertama Barcelona terjadi melalui Anders Iniesta pada menit 15.
Pertarungan dua musuh bebuyutan ini memang sangat sengit. Selain bermain dengan tempo tinggi, emosi para pemain kedua kubu juga tak bisa terkendalikan. Tercatat sembilan kartu kuning dan tiga kartu merah dikeluarkan wasit pada laga leg kedua ini.
Barcelona lebih dahulu unggul melalui kerja sama cantik Iniesta dan Messi. Pemain timnas Argentina itu berhasil melewati Khedira di tengah lapangan. Dengan cerdik Messi memberikan umpan brilian setelah melihat pergerakan Iniesta. Pemain timnas Spanyol itu pun dengan mudah menchip bola untuk memperdaya Iker Casillas yang terlanjur maju.
Namun, keunggulan Barca tak bertahan lama. Cristiano Ronaldo berhasil membalas  pada menit 20. Tendangan Karim Benzema menyentuh kaki Ronaldo dan meluncur melewati garis gawang Barca yang dikawal Valdez. Sebelum turun minum, Messi membuat Stadion Camp Nou bergemuruh. Umpan backflip Pique diselesaikan dengan sempurna oleh Messi.
Ronaldo sempat berusaha mengadang laju Messi. Namun, dia kalah cepat sehingga hanya mampu memandang laju bola ke sudut kiri gawang Casillas.
Pada babak kedua, tempo permainan semakin memanas. Madrid semakin meningkatkan tempo permainan untuk mengejar defisit gol.Permainan keras pun tak terhindarkan.
paa menit 55, bek kanan Madrid Marcelo melakukan aksi brutal. Saat melompat untuk menyudul bola, Marcello dengan sengaja mengayunkan kakinya ke arah Lionel Messi. Akibatnya, Messi pun terkapar menahan sakit di lapangan.
Aksi Marcello tak hanya berdampak pada Messi. Keributan antarpemain nyaris terjadi. Adu argumen terjadi di antara Dani Alves, Gerard Pique, Javier Mascherano kontra Cristiano Ronaldo dan Xabi Alonso. Wasit pun akhirnya melayangkan kartu kuning kepada Marcello, Ronaldo, dan Mascherano.
Pada menit 63, Messi kembali memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning. Kali ini untuk Pepe. Kelincahan Messi memporak-porandakan pertahanan Madrid membuat Pepe tak punya pilihan selain menjatuhkan Si Anak Ajaib itu.
Permainan keras dan cepat yang diperagakan Madrid berbuah manis. Karim Benzema menggetarkan jala Barcelona pada menit 82.
Namun, Messi kembali memaksa Casillas memungut bola dari gawangnya pada menit 88. Gol Messi yang mengubah skor menjadi 3-2 mengantarkan Barcvelona meraih trofi Piala Super Spanyol.
Messi kembali mengancam gawang Casillas pada menit 88. Kerja sama Iniesta dan Messi membuat kocar-kacir pemain belakang Madrid. Setelah mendapat ruang tembak di dalam kotak penalti, Messi pun langsung melepaskan tendangan. Namun, sepakan Messi masih dapat ditepis Casillas, sehingga hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Pada menit 90, Messi lagi-lagi merepotkan Madrid. Messi lolos dari kawalan pemain belakang Madrid dan tingal berhadapan dengan Casilla. Sayang, sepakan Messi masih menyentuh tangan Casillas.
Panasnya duel El Clasico akhirnya mencapai puncak pada masainjury time. Marcelo dengan brutal melakukan pelanggaran keras kepada pemain anyar Barcelona Ces Fabregas. Pelanggaran ini langsung menyulut keributan kedua kubu. Hampir semua pemain, termasuk pemain cadangan, dan sejumlah ofisial klub terlibat dalam keributan ini.
Wasit langsung bertindak tegas untuk mengatasi kericuhan di lapangan. David Villa, Marcello, Mesut Ozil diganjar kartu merah. Sementara Valdez diberi kartu kuning.

Tiga Pemain Naturalisasi Perkuat Timnas U-23 Lawan Timnas Senior

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Sebanyak 28 punggawa Timnas U-23 tiba di Solo, Rabu (17/8/2011) siang, setelah melakukan pemusatan pelatihan di Kota Malang, Jawa Timur. Kamis (18/8/2011) malam ini, Timnas U-23 alias Garuda Muda akan mencoba menjinakkan Timnas Senior dalam uji coba di Stadion Manahan.
Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan mengatakan Ke-28 pemain tersebut termasuk tiga pemain naturalilasai yakni Diego Michiels, Kim Jefry Kurniawan dan Roben Wuarbanaran. Rahmad yang pernah mengarsiteki Sriwijaya FC ini akan menekan fisik, teknik dan pola permainan yang pernah dipelajari saat pelatihan di Malang pada uji coba nanti.
"Kita akan melakukan pergantian pemain sebanyak mungkin, terutama untuk mengetahui kualitas 12 pemain U-23 yang didaftarkan ke AFC. Pemain naturalisasi tetap akan dimainkan, entah sebagai stater atau pengganti," kata pria yang juga pernah menangani Persija Jakarta ini.
Menurut Rahmad uji coba ini sangat berharga untuk mengetahui sejauh mana kekuatan tim. "Selama ini kita sangat kesulitan untuk mencari lawan yang berat. Ini kesempatan bagus," kata Rahmad saat ditemui di Lapangan Kota Barat saat memipin anak asuhnya berlatih, Rabu (17/8), sore. Ia sangat senang anak asuhannya bisa menghadapi Timnas Senior yang memiliki level setingkat lebih baik.
Laga uji coba tersebut juga sekaligus untuk meracik tim yang akan berlaga di Sae Games mendatang. Rahmad belum bisa memberikan bocoran siapa saja anak asuhnya yang akan masuk dalam line up. Pemain yang akan menjadi starting eleven pada laga uji coba itu baru akan diumumkan Kamis (18/8/2011) pagi.

Selamat Tinggal Program Naturalisasi

INILAH.COM, Jakarta - Langkah PSSI era Nurdin Halid yang memilih jalan pintas menuju prestasi dengan menerapkan proses naturalisasi akan distop oleh pengurus PSSI baru dibawah komando Djohar Arifin Husein. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan pada pemain lokal.
INILAH.COM, Jakarta - Langkah PSSI era Nurdin Halid yang memilih jalan pintas menuju prestasi dengan menerapkan proses naturalisasi akan distop oleh pengurus PSSI baru dibawah komando Djohar Arifin Husein. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan pada pemain lokal.

Seperti yang diungkapkan oleh Sekjen PSSI, Tri Goestoro, induk organisasi sepakbola tertinggi tanah air itu tidak akan melanjutkan program naturalisasi yang sebelumnya dijalankan pengurus lama.

"Saat ini sudah dua ada pemain naturalisasi yang bergabung dengan Timnas U23 dan masih ada beberapa pemain lagi yang menunggu disahkan oleh Menkumham," papar Tri Goestoro saat ditanya INILAH.COM dikantor PSSI, Senayan.

"Tapi setelah itu akan dihentikan dulu. Kasihankan nanti (pemain lokal) tidak dapat kesempatan," jelasnya.

Saat ini sudah ada tiga pemain naturalisasi yang sudah resmi mendapatkan paspor Indonesia yaitu Christian Gonzales, Diego Michiels, Ruben Wuarbanaran, lalu masih ada enam pemain lagi yang sudah mengantri yaitu Stefano Lilipaly, John Van Beukering, Sergio van Dijk, Joey Suk, Tonny Cussel, dan dua pemain yang saat ini bermain di Indonesia Super League (ISL), Victor Igbonefo (Persipura/Nigeria) dan Greg Nwokolo (Persija/ Nigeria).

Tetapi, ketika ditanya apakah masuknya para pemain naturalisasi kedalam seleksi timnas akan membuat pemain lokal terhimpit, Tri Goestoro pun langsung memberikan penjelasan.

"Yah mereka bisa saja masuk seleksi, tapi belum tentu langsung masuk tim. Itu tergantung keputusan pelatih," tutur pria berkacamata itu.

Program naturalisasi memang memberikan angin segar kedalam timnas setelah penampilan ciamik Christian Gonzales selama berseragam 'Garuda' di Piala AFF dan Pra-Piala Dunia lalu, namun program itu pastinya membuat para nama lokal lebih sulit untuk menembus tim utama.

Tapi pernyataan PSSI yang akan menghentikan 'program prestasi instan' itu tentu kembali memberikan motivasi buat para pemain dalam negeri untuk berusaha lebih baik lagi dan mencuri perhatian pelatih.